September 14, 2011

Message(s) About Love

Dunia ini terlalu kejam untuk hatiku yang masih baru belajar memahami apa makna cinta. Dan untuk cinta itu sendiri masih terlalu dini untuk ku akui. Dia bukanlah orang pantas untuk ku cintai lalu mengapa cinta memilihnya?

Kesempatan memang gak bakal datang dua kali. Gak ada salahnya mengorbankan perasaan untuk dapatkan kesempatan. Mungkin ini jalanmu menuju “pemahaman cinta”. Mungkin kamu memahaminya bukan dari sisi terang, tapi dari sisi gelap. Is it the dark side of love? Cinta gak hanya dipahami dari lawan jenis tapi dari orang tua, saudara, sahabat, teman bahkan musuh. Selama kita masih mampu berbuat baik sama orang lain, kenapa kita mengharap balasan dari mereka. Gak pernah ada ruginya jadi orang baik.

Apakah cinta akan tetap terliht dalam gelap jika penglihatanku telah terlalu jenuh untuk mencari cahaya itu. Dan apakah inta akan tetap terlihat dalam gelap, jika cahaya cinta itu sendiri telah meredup, hingga cinta sendiri enggan untuk bersinar.

Pernah kamu benar-benar bertanya pada nurani yang sebenarnya. Apa itu sungguh benar-benar cinta? Atau mungkin sesuatu selain itu? Bagaimana suatu hati dapat memvonis bahwa “cinta telah memilihnya”? Kamu bahkan baru mulai untuk memahaminya.

Cinta yang berbicara padaku. Aku memang baru mulai belajar makna cinta, tapi cinta telah lama mengenalku dengan caranya sendiri. Sebagai bukti, dia paham betul bagaimana cara membuatku tertawa, dan dia juga sangat paham bagaimana cara membuatku menjadi sosok yang cengeng. Dan itu semua karena cinta.

Sekarang yang kau tahu, cinta mulai redup. Kemana cahaya cintamu sendiri? Bagaimana kekuatan cintamu dapat membangkitkan dua hati yang sendang jauh? Tapi tetap satu ruang. Karena mungkin cinta itu bukan lingkarang lurus hingga semuanya lancar. Percayakah kamu kalau sedang ada titik lingkaran yang hilang di sana? Percayakah kamu kalau itu hanya benar-benar sejenak? Berbuatlah sesuatu agar titik itu membuat cinta hanya berhenti sejenak bukan keluar dari garisnya. Atau jika kamu memang ingin semua titik hilang dan kamu pun ikut lebur di sana.

Kekuatan cintaku masih ada, hanya saja ku tak mampu menggunakannya. Karena aku terlalu tak berharga untuk memanfaatkan kekuatan itu. Bahkan untuk menata kembali puzzle cinta yang selama ini telah menjadi puing-puing dalam reruntuhan jiwa yang telah rapuh ini. Dan aku bukan manusia sempurna yang mampu membuat lingkaran sempurna tanpa jangka. Ku juga tak bisa membuat cinta begitu sempurna tanpa cela.

Ku juga bukan manusia yang sempurna yang bisa membuat segalanya teratur tanpa salah. Kenapa perasaan tak berharga selalu mengikuti jejak kita tanpa kita tahu bentuknya. Walau tanpa disadari ternyata bentuk itu adalah diri kita sendir. Jika kekuatan itu menjadi lelah, istirahatlah sejenak. Kekuatan juga gak selamanya sempurna. Mungkin semua klimaks yang ada membuatnya redup, tapi bukan mati. Dia itu bintang yang gak selamanya kita lihat, tapi dia bakal selalu ada. Percaya pada hari esok yang lebih cerah dan hari ini akan lebih bermakna. Semuanya tentang cinta.

Probolinggo, 01 Mei 2008

Special thanks to: Hemilda Fy

1 comment:

Jayus said...

buat qwa :
waaah...akhirnya aq tau gmna rasanya jadi qwa pas SMA.....hehehehe