November 10, 2011

Ketika Memori Jauh dari Kata Sopan

I try to play some songs that change my point of view
But every song still reminds me of you
            Anggun C. Sasmi – Still Remind Me

I never felt this way before
Everything that I do reminds me of you.
Avril L – When You’re Gone


I'm so fed up with my thoughts of you
and your memories
and now every song reminds me
of what used to be
            Neyo – So Sick

And I remember all those crazy thing you said
You left them running through my head.
            Avril L – Wish You Were Here

Dan ketika aku menikmati lagu-lagu itu pada masanya, mereka hanya mengalun merdu di telinga tanpa menyentuh ambang batas hati. Mereka hanya kalimat yang menjadi bagian sebuah lagu. Dan hanya sebatas itu.

November 04, 2011

(Cuma) Surat

Suatu hari aku menemukan sepucuk surat di sebuah ruang hampa, surat itu tertinggal begitu saja tanpa pernah tahu siapa tuan dari surat itu.

Dari balik tembok itu aku dapat melihatmu, kamu yang serius menatap layar komputer di depanmu. Pasti kau sedang asik dengan dunia maya yang selalu menjadi hiburanmu. Dari balik tembok aku menyaksikan, kau sedang mengenakan kaus putih dan celana pendek kesayanganmu lengkap dengan posisi dudukmu yang istimewa. Di balik tembok, hanya sebesar itu keberanianku.

November 03, 2011

Suatu Sore Setelah Hujan

Jalan-jalan sesore ini dengan wangi tanah yg masih berbaur dengan hujan dan ada kamu berjalan di belakangku mengiringiku. Memastikan bila saja aku salah melangkahkan kakiku. Meyakinkanku bahwa kamu akan selalu ada di sisiku, saat aku membutuhkanmu.

Sore setelah hujan, di sebuah tanah lapang, bunga dan kupu-kupu sementara aku dan kamu. Meski kamu tak ikut bermain dalam permainan kejar-tangkap kupu-kupu, namun kamu akan selalu sigap ketika tubuhku mulai oleh dan hampir terjatuh.

October 29, 2011

no title (3)


Tanganku ingin untaikan kata
Namun hati tak berkenan
Aku tak merasa satu rasa pun
Pada siapapun

October 20, 2011

My Name's Kanaya

Hi my name’s Kanaya. Well, it’s not my real name, but… I like it!” kataku saat peluncuran buku pertamaku. Akhirnya setelah sekian lama menulis dan menulis di blog, Tuhan memberikan media yang lebih indah untukku menulis.
You know, it’s my first book. Di dalamnya ada berbagai kumpulan cerita pendek masih tentang cinta. Tapi bedanya adalah cinta yang aku tulis di dalamnya merupakan kumpulan cinta yang aku alami, baik secara langsung ataupun enggak.” Aku menjelaskan isi bukuku.
“Secara tidak langsung bagaimana, Mbak?” Tanya seseorang yang duduk di bangku paling depan.
“Yaa, dari cerita temen-temen saya. Dari apa yang saya lihat di sekitar, yang jelas. Cinta yang tertuang dalam buku itu benar-benar cinta yang berada di sekita saya.”
“Sejak kapan sebenarnya mbak suka menulis?” kata orang yang duduk di lain sisi.
“Ummm…” aku menarik napas sejenak, lalu menjawab.

***