November 27, 2014
D-I-E-T (!!!)
Assalamualaikum,
Kali ini aku mau bercerita tentang pengalamanku selama 9 hari kemarin. Di mana aku merasa dalam 9 hari kemarin adalah hari-hari terberat.
Well, judul di atas sudah disebutkan, bahwa kali ini aku mau membahas tentang diet.
June 13, 2014
Mari Saling Memaafkan
Mungkin beberapa hari yang lalu, ada moment yang pas buat umat muslim bermaaf-maafan, yaitu datangnya
Malam Nishfu Sya’ban. Dan, seiring dengan moment
tersebut, mulailah tersebar broadcast
message (BM), status di jejaring sosial, display picture, dan lain-lain yang kurang lebih isinya meminta
maaf lahir dan batin.
Lucunya, hebohnya adegan minta maaf tersebut juga diikuti
dengan hebohnya orang “ngomel” mengenai perilaku minta maaf melalui media
sosial, yang paling dikritisi sih minta maaf menggunakan BM.
June 02, 2014
AUTISME
Akhirnya punya waktu buat update blog! :D
Harusnya bisa upload tulisan ini bulan april lalu, karena bulan april adalah bulan kesadaran mengenai autisme. Nah, aku pernah iseng-iseng nyoba masukkin kata “autis”
di search engine dalam twitter? Kurang lebih hasilnya seperti ini:
@iiiiirp udah beli kuota jadi autis
hua *)
@momomo Semakin
canggih gadget lo maka semakin autis diri lo . Ngik! *
@nggeelaa Book marathon. Autis everyday *)
@cabecabean TRIO AUTIS
UKID UPID UCID 1 MAMAH CABEAN BUCEH YESSHH *)
*) Note: nickname yang digunakan dalam artikel ini hanyalah karangan
penulis bekala, namun tulisan yang diucapkan sesuai dengan aslinya tanpa
mengubah sedikitpun.
February 18, 2014
Duhai Ibu Pertiwiku
Kulihat ibu pertiwi, sedang bersusah hati
Air matamu berlinang, mas intan yang kau kenang
Hutan gunung sawah lautan simpanan kekayaan
Kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa.
-Ibu Pertiwi
Itu
sebagian lirik dari lagu berjudul “Ibu Pertiwi.” Lagu yang pernah aku nyanyiin
untuk acara 17-an di desaku. Karena itu pula aku menjadi harus menghapal lirik
lagunya. Untuk ukuran anak kecil, bahasa yang digunakan memang agak rancu. Aku sih
waktu itu banyak nggak pahamnya sama lirik lagu tersebut.
Seiring
berjalannya waktu, pertanyaan-pertanyaan itu menghilang dari pikiranku. Aku menjadi
tidak peduli dengan ‘siapa’ ibu pertiwi, atau mengapa si-ibu bersusah hati, dan
lain-lain.
Justru
jawabannya hadir ketika aku berhenti bertanya.
February 12, 2014
Kita Versus Horton
"A person's a person, no matter how small"
-Dr. Seuss
Aku dapat quotes itu dari Horton Hears a Who! Film animasi tentang seekor gajah yang bernama Horton. Horton secara tidak sengaja menemukan sebuah debu, di mana di dalam sebuah debu tersebut terdapat sebuah kehidupan lain. Debu tersebut merupakan dunia bagi makhuk-makhluk kecil di dalamnya. Semua penduduk hutan tidak mempercayai Horton, bahkan mereka menganggap Horton berhalusinasi. Inti dari film tersebut adalah bagaimana Horton berusaha menyelamatkan dunia dalam debu tersebut ke tempat yang aman. That’s the point.
July 05, 2013
I am nothing, but nothing.
There is a wall, made by a hundred of bricks. When I built that wall, I put two bricks in wrong position Then you acted like that I’m a trouble maker, you said me I’m the worst one. Like you never saw there’s 98 bricks stand perfectly, I've never be good enough for you.
There’s another wall, also made by a hundred of bricks. She built it. But she was so careless, all the bricks messed, except two bricks that lying perfectly. Then you give her appreciate over and over again like you don’t care about 98 bricks that totally messed up.
She’s always be your priority. I’m not even close with enough.
Inspired by: Cacing dan Kotoran Kesayangannya – Ajahn Bhram
There’s another wall, also made by a hundred of bricks. She built it. But she was so careless, all the bricks messed, except two bricks that lying perfectly. Then you give her appreciate over and over again like you don’t care about 98 bricks that totally messed up.
She’s always be your priority. I’m not even close with enough.
Inspired by: Cacing dan Kotoran Kesayangannya – Ajahn Bhram
June 29, 2013
Fried Tofu with Mashed Chili and Garlics
"Ciyeeee, yang gajian pertama."
"Hahahaha, iya dong. Aku lagi baik nih. Aku traktir makan yuk. Kamu maunya di mana?"
"Terserah kamu deh."
"Aku mau hoka-hoka bento,"
"Aku males nge-mall"
"Bakso?"
"Kamu ngga bisa ya hidup tanpa bakso?"
"Apa dong?"
"Steak?"
"Deal!"
"Hahahaha, iya dong. Aku lagi baik nih. Aku traktir makan yuk. Kamu maunya di mana?"
"Terserah kamu deh."
"Aku mau hoka-hoka bento,"
"Aku males nge-mall"
"Bakso?"
"Kamu ngga bisa ya hidup tanpa bakso?"
"Apa dong?"
"Steak?"
"Deal!"
March 03, 2013
November 21, 2012
November 19, 2012
Cinta itu Lucu
Lucu itu membayangkan,
Kamu dengan wajahmu, wajah yang lelah, sebal, gemas tapi senang. Wajah yang mencari dan menanti wajah yang lain.
“Lewat jalur mana ya nanti keretanya? Turunnya lewat gerbong berapa ya? Pakai baju apa dia? Adakah yang berubah sejak terakhir kali kita bertemu?”
Jarak selalu menuai kisah tersendiri saat sebuah pertemuan.
September 12, 2012
Monolog Sang Mantan
25 Oktober
2009
Sisi satu, “
Aku akan sms dia, dia yang udah sakitin aku terdahulu. I have the new one. Better than him!”
Sisi dua, “Buat
apa? Ngaruhnya apa? Emang dia bakal terpengaruh?”
“Harus! Dia
harus terpengaruh. Aku mau dia nyesel karena ninggalin aku!”
“Enggak ada
gunanya, dia sayang banget sama pacarnya sekarang. Dia udah lupain kamu.”
“Enggak! Dia
gak akan lupain aku!”
“Kamu hanya
tidak bisa menerima kenyataan, Amrita.”
“Kenyataan
apa?”
“Kenyataan
bahwa dia sudah bahagia dengan yang lain, kenyataan bahwa kamu sudah menjadi
bagian yang terlupakan.”
“Dia engga
bakal lupain aku, Amrita!”
April 16, 2012
Silence
.......................awal
Februari, we’re just go on
“Mavendraaaaaaaaaa!”
Ciri-ciri orang yang sedang
melakukan keusilan adalah wajahnya sangat riang, tersenyum-senyum geli sendiri
dan mengabaikan perbincangan tentang objek yang diusili. Contoh adalah
laki-laki di depanku, Mavendra. Bukannya membantu handphone-ku yang hilang, dia malah mengabaikanku, senyum-senyum
sendiri sambil membaca komik. Ketika aku tanya, dimana handphone-ku? Dia akan menjawab, “handphone apa sih?” dengan muka polosnya. Dan jika aku bertanya,
kenapa senyum-senyum sendiri, diaakan menjawab, “bukunya lucu.” Padahal dia
membaca terbalik.
Cara ampuhku adalah memasang
muka memelas atau dongkol. Tapi bukan mengembalikan handphone padaku langsung dan mengakui perbuatannya, tapi biasanya
dia mengembalikan dalam tas atau mengembalikan di tempat dia mengambil saat aku
lengah. Intinya dia tidak pernah mau mengakuinya keusilannya. Titik.
Hari ini aku dan Mavendra
belanja kebutuhan sehari-hari. Maklum, aku dan dia sesama anak kos. Kebiasaan
ketika kita belanja bersama adalah saling mengingatkan untuk berhemat. Bahkan
sampai tingkat kikir kalau perlu. ‘Ada
conditioner-nya nih merk ini.’ Dengan dingin Mavendra bersuara, ‘yakin bakal dipake? Kamu mau shampoo-an aja
udah untung.’ Atau ketika Mavendra memilih sabun muka, ‘merek A 7000; merek B 7500; sementara merek C 11000. Pilih yang mana
nih?’ tanpa banyak bicara lalu aku merampas facial foam merek A dan memasukkan dalam troli.
April 13, 2012
Aku dan Cinta Pertamaku
Mendengar
dan atau melihat dia tertawa lepas, sungguh dapat membuatku tersipu-sipu
sendiri ikut merasakan kesenangan yang dia rasakan, meski aku memandangnya dari
sebuah sudut kelas dan dia ada di sudut lainnya. Tawanya membangun sebuah asa,
tertawa bersamanya.
Semakin
hari tawanya semakin riang, makin banyak kawan yang dekat dengannya. Untuk ukuran
siswa baru, dia sudah banyak orang yang dekat dengannya, pria-wanita, dalam
atau luar kelas. Untuk kemudian dia menjadi sosok yang populer. Sementara aku,
mampu dikenal segelintir manusia di kelas itu saja sudah bersyukur.
January 19, 2012
[another] Loving without touching
When love is not talking about physically
Banyak orang yang mencibir sejak aku mengangkat seorang anak laki-laki dari sebuah panti asuhan, ‘kenapa anak seperti itu masih kau banggakan? Malah kamu jadikan anak angkatmu.’ Tidak hanya satu dua orang yang mencibirku, yang lain pun meneruskan, ‘apa tidak bisa mengangkat anak yang normal saja?’
Memang kenapa dia tidak normal?
Memang ada yang salah kalau aku menyayangi anak yang tidak normal fisik maupun mental? Apa yang harus mendapat perhatian dan kasih sayang hanya mereka yang normal dan ‘mahal’? Jika itu prinsip kalian, lalu mereka yang tidak normal dan ‘murah’ mendapat asupan kasih sayang dari mana?
Dia memang tidak normal, dia memang cacat, tapi cintaku yang tercurah padanya juga tidak pernah mengenal kata cacat. Sejuk tatap matanya yang mengajarkanku untuk mencintanya segenap jiwa raga.
Loving Without Touching
When love is not talking about physically
Banyak orang yang mencibir, ‘ngapain sih ikan kecil seribuan kayak gitu dibelain dibawa ke mana-mana.’ Malah ada yang sedikit jahat berkata, ‘paling juga di taruh di WC terus disiram juga bakal mati.’
Memang kenapa kalau Fishy kecil?
Memang ada yang salah kalau harga dia per ekor cuma Rp 1.000,00?
Apa yang harus mendapat perhatian dan kasih sayang hanya mereka yang tidak kecil dan mahal? Justru ketulusan perhatian dan sayang yang kalian beri diragukan, karena memang kalian sayang atau karena berharga mahal sehingga kalian merasa harus menjaga baik-baik. Itu bukan cinta.
January 08, 2012
Harusnya Kau Pilih Aku
Kekasihmu tak mencintai, dirimu sepenuh hati
Dia selalu pergi meninggalkan kau sendiri
Elodie, masih terdiam dalam tangisnya. Ia masih meringkuk menahan kesakit-hatiannya. Sejak kedatanganku, ia belum bercerita apapun tentang perlakuan busuk apa lagi yang telah Devian, kekasihnya, lakukan padanya. Apapun yang aku bawakan tak menarik perhatiannya, teh hangat, camilan, apalagi buku salah satu mata kuliah yang tebalnya mencapai 500 halaman, pasti tidak akan menarik minatnya untuk bangkit dari keterpurukannya malam ini. Jika sudah begini, orang di sekitarnya, termasuk aku, akan mengalami kebingungan tingkat mahasiswa. Akhirnya, aku memain-mainkan boneka Elmo milik Elodie. Biasanya dia akan protes jika Elmo-nya mulai teraniaya di tanganku, namun kali ini dia benar-benar tidak peduli.
“Damn! Apa lagi yang harus aku perbuat?” batinku.
January 02, 2012
New Year Eve
You said that I’m good in my imagination, so I’ll prove it.
Malam Penutupan tahun 2011
Aku menyiapkan sebuah meja yang memisahkan dua buah kursi dengan sandaran di teras lantai dua rumahku, orang-orang menyebutnya balkon. Aku tutupi meja mungil itu dengan sebuah taplak berwarna biru muda, warna kesukaanmu. Semua aku yang menyiapkan, semua tidak boleh terlewatkan; biskuit cokelat yang aku buat dengan mama tadi siang aku ingin kamu menjadi orang pertama yang mencicipinya, dan cokelat hangat yang akan menemani kita terjaga hingga tengah malam, meski sebenarnya aku ragu kemampuan minuman itu menyaingi kehangatan kita berdua ketika tanganku dan tanganmu mulai menyatu.
Sengaja aku membuat dari cokelat, aku hanya ingin kamu tahu betapa indah dan nikmatnya memandang kedua bola matamu, cokelat.
December 29, 2011
List of "Cowok Bejat"
July, 2006
Bayu.
Satu nama lagi yang masuk dalam list “Cowok Bejat”. Well, itu makin membuktikan bahwa teoriku mendekati kebeneran: cowok itu sama, bejat. Mau menengok daftarku? Let’s we see.
1. Papa
2. Om Indra
3. Papanya Nisa
4. Papanya Yuni
5. Andreas
6. Om Santoso
7. Papanya Rizal
8. Rizal
9. Angga
10. Herry
Dan hari ini satu nama lagi yang memperpanjang deret itu,
11. Bayu
Dan sebenarnya kebejatan mereka tidak jauh-jauh dari kasus perselingkuhan, ketertarikan pada fisik semata, dan ketidak-bertanggung-jawab-an yang mereka lakukan kepada kaum hawa.
November 10, 2011
Ketika Memori Jauh dari Kata Sopan
I try to play some songs that change my point of view
But every song still reminds me of you
But every song still reminds me of you
Anggun C. Sasmi – Still Remind Me
I never felt this way before
Everything that I do reminds me of you.
Avril L – When You’re Gone
I'm so fed up with my thoughts of you
and your memories
and now every song reminds me
of what used to be
Neyo – So Sick
And I remember all those crazy thing you said
You left them running through my head.
Avril L – Wish You Were Here
Dan ketika aku menikmati lagu-lagu itu pada masanya, mereka hanya mengalun merdu di telinga tanpa menyentuh ambang batas hati. Mereka hanya kalimat yang menjadi bagian sebuah lagu. Dan hanya sebatas itu.
November 04, 2011
(Cuma) Surat
Suatu hari aku menemukan sepucuk surat di sebuah ruang hampa, surat itu tertinggal begitu saja tanpa pernah tahu siapa tuan dari surat itu.
Dari balik tembok itu aku dapat melihatmu, kamu yang serius menatap layar komputer di depanmu. Pasti kau sedang asik dengan dunia maya yang selalu menjadi hiburanmu. Dari balik tembok aku menyaksikan, kau sedang mengenakan kaus putih dan celana pendek kesayanganmu lengkap dengan posisi dudukmu yang istimewa. Di balik tembok, hanya sebesar itu keberanianku.
Subscribe to:
Posts (Atom)











